Kawan..
Apa yang bisa ku berikan dengan kondisi ku yang seperti ini.. ?
Apa yang bisa ku banggakan dengan keadaan yang seperti ini.. ?
Lihatlah raut muka ku.. begitu menyedihkan..
Lihatlah mahkota di kepalaku.. Hilang begitu saja tanpa arti..
Lihatlah tubuhku yang dulu begitu indah..
Sekarang tidak lebih dari sekedar kulit pembungkus tulang..
Yaa..!!
Tulang tulang yang sebentar lagi menjadi debu..
Tulang tulang yang sebentar lagi di pendam dalam dalam..
Dan tidak lagi akan pernah kalian lihat..
Tidak lama lagi.. Tidak lama lagi..
Kalian sering mendengar aku menjerit kesakitan..
Dalam penderitaan karena sel sel itu telah rapuh dan terampas oleh kedurhakaan hidup..
Tapi ada yang lebih menyakitkan dari itu..
Tahukah kalian jeritan dalam hati ku..?
Tahukah kalian apa yang ku rasakan jauh dalam hatiku..?
Kepada siapakah aku akan meminta..?
Semua seolah pergi dan tidak lagi memandangku..
Kepada siapakah aku hendak tertawa..?
Berkata saja aku sudah tidak lagi bisa kalian dengar jelas..
Aku menangis dalam hati ku..
Tanpa bisa di dengar oleh orang orang..
Tanpa orang bisa merasa apa yang sebenarnya aku inginkan..
Tapi..
Sesungguhnya aku memiliki kebanggaan jauh lebih besar dari kalian semua..
Kebanggaan karena aku bisa dengan tabah menjalani ini dan tetap mengucap syukur..
Aku menangis di malam hari karena penderitaan dan sakit itu semakin jelas terasa..
Tapi saat pagi tiba.. Aku menangis lagi..
Karena aku bersyukur telah berhasil melewati sekali lagi penderitaan itu..
Dan sekarang..
Aku merasa hari hari ku semakin dekat..
Aku bisa merasakan persiapan pesta penyambutan dengan dress code warna putih di ujung langit sana..
Tahukah kalian bahwa putih itu lambang kesucian..?
Yaa..!! Aku meyakini bahwa penderitaan ini tidak akan berlalu dengan sia sia..
Sebentar lagi kawan..
Aku akan melupakan kalian.. Tapi aku harap kalian tidak akan melupakan aku..
Dulu..
Aku terlahir dengan menangis dan orang orang di sekitarku tersenyum..
Sekarang..
Aku akan pergi dengan tersenyum, dan orang orang di sekitar ku akan menangis..
Apakah kalian juga bisa merasakan bahwa ini adalah sebuah keadilan dalam hidup..?
Saat kita bersama sama, kalian memberikan kepadaku kebersamaan..
Sekarang aku hendak memberikan kepada kalian.. Bukan lagi sekedar kebersamaan..
Melainkan arti dari kebersamaan itu sendiri..
Hingga kalian bisa menghargai kebersamaan yang selama ini kita selalu berbagi..
Janganlah kuatir tentangku..
Hapuslah air mata kalian.. Karena sebentar lagi aku akan lebih berbahagia dari kalian..
Apa yang tak ku dapatkan saat aku bersama sama dengan kalian, sebentar lagi sudah tidak ada artinya lagi..
Aku akan segera menyadari bahwa begitu semu nya dunia ini..
Aku akan tersenyum sepanjang hari nanti.. karena aku akan mendapat apa yang tidak ku dapat di dunia..
Segala perkataan yang tidak sempat aku ucapkan kepada kalian..
Anggaplah itu permintaan maafku..
Bersama samalah kalian selalu..
Dan jangan pernah kalian menghancurkan kebersamaan dengan siapapun..
Karena saat kebersamaan itu sirna, saat itulah kalian bisa merasakan betapa indahnya kebersamaan itu..
Saling menghiburlah dalam penderitaan.. Karena kalian tidak akan pernah tahu apa yang sejatinya di inginkan oleh orang yang menderita..
Hanya penghiburan itulah surga baginya saat berada di dunia..
Saat inipun aku baru bisa mengerti tentang semua itu, karena aku merasakan sendiri penderitaan itu..
Dan aku ingin berbagi dengan kalian..
Terima kasih kawan..
Kalian yang pernah melewati hari hari bersama dengan ku..
Kalian yang pernah mesra.. Yang pernah baik dan simpati padaku..
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung..
Kita tak pernah menanamkan apa-apa..
Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa..
Aku menyayangi kalian semua..
Apa yang bisa ku berikan dengan kondisi ku yang seperti ini.. ?
Apa yang bisa ku banggakan dengan keadaan yang seperti ini.. ?
Lihatlah raut muka ku.. begitu menyedihkan..
Lihatlah mahkota di kepalaku.. Hilang begitu saja tanpa arti..
Lihatlah tubuhku yang dulu begitu indah..
Sekarang tidak lebih dari sekedar kulit pembungkus tulang..
Yaa..!!
Tulang tulang yang sebentar lagi menjadi debu..
Tulang tulang yang sebentar lagi di pendam dalam dalam..
Dan tidak lagi akan pernah kalian lihat..
Tidak lama lagi.. Tidak lama lagi..
Kalian sering mendengar aku menjerit kesakitan..
Dalam penderitaan karena sel sel itu telah rapuh dan terampas oleh kedurhakaan hidup..
Tapi ada yang lebih menyakitkan dari itu..
Tahukah kalian jeritan dalam hati ku..?
Tahukah kalian apa yang ku rasakan jauh dalam hatiku..?
Kepada siapakah aku akan meminta..?
Semua seolah pergi dan tidak lagi memandangku..
Kepada siapakah aku hendak tertawa..?
Berkata saja aku sudah tidak lagi bisa kalian dengar jelas..
Aku menangis dalam hati ku..
Tanpa bisa di dengar oleh orang orang..
Tanpa orang bisa merasa apa yang sebenarnya aku inginkan..
Tapi..
Sesungguhnya aku memiliki kebanggaan jauh lebih besar dari kalian semua..
Kebanggaan karena aku bisa dengan tabah menjalani ini dan tetap mengucap syukur..
Aku menangis di malam hari karena penderitaan dan sakit itu semakin jelas terasa..
Tapi saat pagi tiba.. Aku menangis lagi..
Karena aku bersyukur telah berhasil melewati sekali lagi penderitaan itu..
Dan sekarang..
Aku merasa hari hari ku semakin dekat..
Aku bisa merasakan persiapan pesta penyambutan dengan dress code warna putih di ujung langit sana..
Tahukah kalian bahwa putih itu lambang kesucian..?
Yaa..!! Aku meyakini bahwa penderitaan ini tidak akan berlalu dengan sia sia..
Sebentar lagi kawan..
Aku akan melupakan kalian.. Tapi aku harap kalian tidak akan melupakan aku..
Dulu..
Aku terlahir dengan menangis dan orang orang di sekitarku tersenyum..
Sekarang..
Aku akan pergi dengan tersenyum, dan orang orang di sekitar ku akan menangis..
Apakah kalian juga bisa merasakan bahwa ini adalah sebuah keadilan dalam hidup..?
Saat kita bersama sama, kalian memberikan kepadaku kebersamaan..
Sekarang aku hendak memberikan kepada kalian.. Bukan lagi sekedar kebersamaan..
Melainkan arti dari kebersamaan itu sendiri..
Hingga kalian bisa menghargai kebersamaan yang selama ini kita selalu berbagi..
Janganlah kuatir tentangku..
Hapuslah air mata kalian.. Karena sebentar lagi aku akan lebih berbahagia dari kalian..
Apa yang tak ku dapatkan saat aku bersama sama dengan kalian, sebentar lagi sudah tidak ada artinya lagi..
Aku akan segera menyadari bahwa begitu semu nya dunia ini..
Aku akan tersenyum sepanjang hari nanti.. karena aku akan mendapat apa yang tidak ku dapat di dunia..
Segala perkataan yang tidak sempat aku ucapkan kepada kalian..
Anggaplah itu permintaan maafku..
Bersama samalah kalian selalu..
Dan jangan pernah kalian menghancurkan kebersamaan dengan siapapun..
Karena saat kebersamaan itu sirna, saat itulah kalian bisa merasakan betapa indahnya kebersamaan itu..
Saling menghiburlah dalam penderitaan.. Karena kalian tidak akan pernah tahu apa yang sejatinya di inginkan oleh orang yang menderita..
Hanya penghiburan itulah surga baginya saat berada di dunia..
Saat inipun aku baru bisa mengerti tentang semua itu, karena aku merasakan sendiri penderitaan itu..
Dan aku ingin berbagi dengan kalian..
Terima kasih kawan..
Kalian yang pernah melewati hari hari bersama dengan ku..
Kalian yang pernah mesra.. Yang pernah baik dan simpati padaku..
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung..
Kita tak pernah menanamkan apa-apa..
Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa..
Aku menyayangi kalian semua..
No comments :
Post a Comment